Setelah beberapa kali membuat pengaman sepeda motor yang hanya menggunakan komponen aktif berupa transistor, kini saatnya kita membuat yang sedikit lebih canggih 😀 Kita akan menggunakan komponen digital CMOS yaitu, 4017 pencacah 10, 4081 quad AND, dan 4069 hex Inverter. Komponen-konponen ini banyak tersedia di toko elektronik dan harganya sangat murah.

Pengaman Sepeda Motor menggunakan IC 4017
Pengaman Sepeda Motor menggunakan IC 4017

Cara kerja rangkaian ini sebenarnya sederhana saja. Keluaran Q9 dari 4017 digunakan untuk mengaktifkan relay. Reset dari 4017 dihubungkan dengan sebuah inverter U2:F yang digunakan sebagai Power On Reset. Dengan demikian, saat pertama kali rangkaian dihidupkan, Q dari 4017 yang aktif adalah Q0.

Untuk bisa mencapai Q9, dibutuhkan 9x pulsa clock. Pulsa ini bisa diperoleh dari tombol A atau tombol B. Dari tombol A maupun tombol B, rangkaian pertamanya adalah sebuah kapasitor 10uf dan resistor 100K. Rangkaian ini digunakan untuk mendapatkan pulsa yang bersih. Dari rangkaian kapasitor dan resistor dari tombol A maupun B digabung menjadi satu melalui dioda 1N4148 menuju sebuah rangkaian schmit trigger yang dibentuk menggunakan dua buah inverter U2:A dan U2:B, dua buah resistor R9 dan R10, serta sebuah kapasitor C7 dan resistor R3 untuk menjamin masukan dari schmit trigger ini mendapat masukan rendah saat tidak ada tombol yang ditekan. Rangkaian ini menambah kestabilan pulsa yang diperoleh. Dari schmit trigger ini, keluarannya diberikan kepada rangkaian one shot yang dibentuk menggunakan sebuah gerbang AND U3:D, kapasitor C4 dan resistor R4 dimana keluarannya diumpan balikkan ke input schmit trigger menggunakan dioda D18. Rangkaian one shot ini digunakan untuk mendapatkan pulsa yang sempit dari penekanan tombol A maupun B yang hampir bisa dipastikan penekanannya akan cukup lama (dalam ukuran mili detik). Keluaran dari one shot ini kemudian digunakan sebagai pulsa masukan bagi 4017. Dengan demikian, agar Q yang aktif sampai pada Q9, dibutuhkan 9x penekanan tombol A atau tombol B.

Tapi ingat, selain dihubungkan ke masukan Clock, pulsa ini juga dihubungkan ke masukan Reset dari 4017 melalui sebuah gerbang AND U3:C dimana salah satu dari masukan gerbang AND ini terhubung ke dua buah gerbang AND U3:A dan U3:B. Sebuah masukan dari U3:A dihubungkan ke tombol A, dan sebuah masukan dari U3:B dihubungkan ke tombol B. Sekarang perhatikan bahwa masukan yang lain dari U3:A dan U3:B memiliki keadaan yang saling berlawanan satu sama lainnya. Masukan ini dihubungkan ke keluaran dari dip switch yang akan mengatur pola penekanan tombolnya. Perhatikan bahwa jika keluaran dari 4017 yang sedang aktif terhubung ke masukan dari U2:C, maka sebuah masukan dari U3:B akan rendah, sementara sebuah masukan dari U3:A akan tinggi. Dan sebaliknya, jika keluaran aktif dari 4017 terputus dari U2:C, maka salah satu masukan dari U3:B akan tinggi dan salah satu masukan dari U3:A akan rendah. Keadaan ini yang menentukan bagaimana kita harus memilih apakah tombol A atau B yang harus ditekan agar cacahan dari 4017 bisa naik.

Jika keluaran aktif dari 4017 terputus dari U2:C, maka tombol yang harus ditekan agar cacahan bisa naik adalah tombol A. Perhatikan bahwa karena salah satu masukan dari U3:B tinggi, maka jika yang ditekan adalah tombol B, maka kedua masukan dari U3:B akan tinggi. Dengan demikian keluaran U3:B juga akan tinggi. Dan perhatikan bahwa keluaran dari U3:B ini dihubungkan ke masukan dari U3:C yang sebuah masukan yang lainnya terhubung ke keluaran dari one shot. Jika masukan dari U3:C ini keduanya tinggi, maka keluarannya yang terhubung ke Reset dari 4017 juga akan tinggi. Dan ini akan menyebabkan cacahan dikembalikan ke Q0.

Jika urutan dip switch diatur agar urutan dari Q0 hingga Q9 yang terhubung ke U2:C adalah ON, ON, ON, OFF, ON, ON, OFF, OFF, OFF, maka urutan penekanan tombol adalah B, B, B, A, B, B, A, A, A. Hanya dengan urutan begitu Q9 bisa aktif. Ini adalah setara dengan variasi sebanyak 2 pangkat 9 atau 512 variasi. Jumlah yang cukup banyak untuk dipecahkan dalam waktu singkat. Dan seperti pada rangkaian pengaman motor yang menggunakan sensor sentuh, Anda juga bisa menambahkan rangkaian alarm pada rangkaian ini.

Setelah Q9 aktif, maka salah satu masukan dari U3:D yang digunakan sebagai one shot akan menjadi rendah. Dengan demikian, penekanan tombol, baik A maupun B, tidak akan berpengaruh lagi.

Penggunaan sebagai rangkaian pengaman sepeda motor

Anda bisa saja membuat tempat untuk menempatkan tombol A dan B pada lokasi yang mudah dijangkan pada sepeda motor Anda. Tetapi menurut saya akan lebih menarik jika kita menggunakan saklar riting sebagai ganti tombol A dan tombol B. Dengan demikian, sepeda motor Anda tidak perlu mengalami perubahan penampilan.

Hubungan saklar riting dengan lampu-lampunya adalah seperti gambar berikut:

Saklar Riting
Saklar Riting

Perhatikan bahwa hubungan ini mirip dengan hubungan tombol A dan tombol B, kecuali bahwa dari saklar ke positif melewati rangkaian flasher terlebih dahulu. Oleh karena itu, kita perlu menyamakan dengan cara membuang sementara rangkaian flasher tersebut dengan menggunakan relay.

Membuang Sementara Rangkaian Flasher
Membuang Sementara Rangkaian Flasher

Karena untuk membuat saklar ini menjadi sesuai dengan susunan tombol A dan B kita membutuhkan sebuah relay, maka kita mengganti relay RL1 menjadi relay dengan saklar ganda. Selama relay ini belum ON, artinya sepeda motor belum bisa dihidupkan, sepeda motor belum membutuhkan lampu riting. Jadi kita bisa membuatnya tidak berfungsi untuk sementara waktu. Setelah relay ON, maka lampu riting akan kembali bekerja secara normal.

Sebuah tambahan yang mungkin perlu diperhatikan adalah, bahwa karena tombol A dan B sekarang memiliki beban berupa lampu riting, maka nilai kapasitor sebesar 10 uF untuk C1 dan C2 mungkin akan terlalu kecil nilainya. Jadi mungkin Anda perlu menggantinya dengan nilai yang lebih besar, misalnya 100 uF. Cobalah dengan nilai tersebut apakah pulsa yang dihasilkan jika kita menyalakan lampu kanan atau kiri bisa merupakan pulsa tunggal yang bersih atau serentetan pulsa. Jika pulsa yang dihasilkan adalah pulsa yang bersih, maka nilai tersebut telah cukup. Tetapi jika yang dihasilkan adalah serentetan pulsa, maka cobalah untuk mengganti dengan nilai yang lebih besar lagi.After a couple of times making burglar motorcycles safeguard that use only transistor as active component, now is the time we make a slightly more sophisticated 😀 We will use digital CMOS components namely, 4017 decade counter, 4081 quad AND, and 4069 hex Inverter. These Components are widely available in electronic stores and the price is very cheap.

Motorcycle Safeguard using IC 4017
Motorcycle Safeguard using IC 4017

The workings of this circuit is very simple. The Q9 output of the 4017 is used to activate the relay. Reset of the 4017 is linked with an inverter U2:F which is used as a Power On Reset. Thus, when first turned on, the active Q of the 4017 is Q0.

To be able to reach the Q9, it takes 9 x clock pulses. This pulse can be obtained from the button A or button B. From the button A and button B, the first circuit is a 100K resistor and 10uf capacitor. This circuit is used to get a clean pulses. From the circuit of capacitors and resistors from the button A and B then are combined into one through the diodes 1N4148 towards a circuit of schmit trigger formed using two inverter U2:A and U2:B, two resistors R9 and R10, and a capacitor C7 and resistor R3 to ensure input from this schmit trigger gets low input when no buttons are pressed. This circuit will adds the stability of the pulse. From this schmit trigger, output was given to a circuit of one shoot which was formed using a AND gate U3:D, capacitor C4 and resistor R4, where its output was feeding back to the input of the schmit trigger using a diode D18. This one shot circuit is used to get a narrow pulse from the button A or B presses which is almost certainly the presses will be long enough (in milli seconds). The output of one shot is then used as the input pulses for the 4017. Thus, in order to make the active Q is Q9, it takes up to 9 x keystrokes of button A or B.

But remember, besides it is connected to the Clock input, this pulse is also connected to the Reset input of the 4017 through a gate AND U3:C where one of the input AND gate is connected to two gates AND U3:A and U3:B. One input from U3:A is connected to button A, and an input of U3:B is connected to button B. Now note that input of U3:A and U3:B has the the opposite condition of each other. This input is connected to the output of the dip switches to set the pattern of button presses. Note that if the active output from the 4017 is connected to the inputs of U2:C, then an input of U3:B will be low, while an input of U3:A will be high. And conversely, if the active output of 4017 disconnected from U2:C, then one input of U3:B will be high and one input of U3:A will be low. These design will determine how we should choose whether button A or B should be pressed so that the counting of 4017 can go up.

If the active output of 4017 disconnected from U2:C, then the button that must be pressed in order to make the counting go up is button A. Keep in mind that because one of the input of U3:B is high, so if the pressed button is button B, then the second input of U3:B will be high. Thus the output of U3:B will also be high. And note that the output of U3:B is connected to the input of U3:C where the other input is connected to the output of one shoot. If the inputs of U3:C are both high, then the outputs which is connected to the Reset of the 4017 will also be high. And this will cause the counting to be returned to Q0.

If the sequence of the dip switches which is connected to U2:C from Q0 through Q9 is set to ON, ON, ON, OFF, ON, ON, OFF, OFF, OFF, then the sequence of keystrokes is B, B, B, A, B, B, A, A, A. Only by this order so the Q9 can be active. This is equivalent to a variation of as much as 2 power 9 or 512 variations. A sufficient amount of variations to be solved in a short time. And as in the circuit of Motorbike Safeguard that uses Touch Sensors, you can also add a circuit of alarms on this circuit.

After the Q9 active, then one the input of U3:D that is used as one shoot will be low. Thus, keystrokes, either A or B, will have no effect anymore.

The use as a circuit of a motorcycle safeguard

You can just make a panel to put the buttons A and B at an easily accessible location on your motorcycle. But in my opinion it would be more interesting if we use the switch of turn signal as replacement of button A and button B. So, your motorcycle need not change the appearance.

The connection of switch of turn signal lamp is as shown below:

Switch of turn signal lamp
Switch of turn signal lamp

Note that this connection is similar to the connection of button A and button B, except that from the switch to the positive source is through flasher first. Therefore, we need to equate it by dispose the flasher circuit for a while using a relay.

Dispose The Flasher Circuit for a while
Dispose The Flasher Circuit for a while

Because we need a relay to make this switch to be in accordance with the order of the buttons A and B, then we replace relay RL1 with a double switch relay. During the relay that is not yet ON, the motorcycle can not be switched on, so the motorcycle will not require any turn sign lamps. So we can make it not functioning for a while. After the relay ON, then the turn sign lamp will return to work normally.

An addendum which may need to be aware of is that because button A and button B now have loads of sign lamp, then the value of the capacitor 10 uF for C1 and C2 may be too small. So maybe you need to replace it with a larger value, such as 100 uF. Try it with this value, whether a clean pulse or a spate of pulses is generated when we turn on the right or left lights. If the resulting pulse is a clean pulse, then the value is sufficient. But if the resulting is a spate of pulses, then try to replace it with a larger value.

16 Comments

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.

  • Salam kenal pak, untuk kombinasi on off ny berdasarkann pergeseran tombol riting apa berapa kali menyalanya lampu riting? Trima ksh

    1. Salam kenal.
      Kombinasinya dengan menghitung nyala riting, misalnya urutan kombinasinya adalah B, B, B, A, B, B, A, A, A (A=kiri B=kanan), maka cara melakukannya adalah nyalakan kanan, matikan, nyalakan kanan lagi, matikan lagi, nyalakan kanan lagi, matikan lagi, nyalakan kiri, dan seterusnya

  • om.. bisa g gambar rangkaian di perjelas gambar komponen dan tulisan, itu nilai komponen gak klihatan kekecilan…dsw1 itu apa?

    1. DWS1 itu dip switch untuk menyambung atau memutus dioda, mengatur kombinasi yang diinginkan. Untuk memperbesar gambar, klik pada gambar, mungkin juga perlu diatur zoom dari browser.

  • mass klo ritingnya cuma 4 kali bisa gak? misal kanan,kanan, kiri,kiri? klo bisa apa yang harus di rubah dari rangkaiannya

  • tambahan ide mas…
    untuk motor matic, tombol A dan B mungkin bisa memanfaatkan saklar Rem Depan (tuas rem kanan)-Belakang (tuas rem kiri)…
    karena tuas rem untuk matic keduanya ada di tangan…
    dan kalau mau lebih manis, setelah proses “password” selesai dan benar, ditandai dengan nyalanya lampu di speedo…

  • mantap ketok e masbro…nyimak dulu …..

  • mas postingnya make bahasa indonesia dunk .. saya kurang paham dan rada telmi karena emang saya tidak dilahirkan dengan bahasa inggris .. !!

    jadi untuk warga negara indonesia wajibnya memakai bahasa indonesia 🙂

    masa saya harus mentranslate dulu ke google ? he he terima kasih sebelumnya

    1. Secara umum, blog ini menggunakan dua bahasa, Indonesia dan Ingris. Tetapi ada beberapa halaman yang saya belum sempat menterjemahkannya ke dalam bahasa Ingris. Dan seingat saja, tidak ada satupun halaman di blog ini yang justru hanya ada bahasa Inggrisnya tetapi tidak ada bahasa Indonesianya. Silakan klik pada gambar bendera Indonesia, di sebelah kanan atas

  • boss ada ngak rangkaian yang kalo kunci kontak di on kan maka ada rangakaian yang terhubung dengan HP bisa menghubungi kita, ketika kita jauh dari motor

  • di penjelasan pake ic 4069 tp di gambar pake ic 4049 yg benar yg mana boss???