Rangkain Flasher ini bisa digunakan untuk membuat kedipan pada lampu riting sepeda motor. Rangakain Flasher ini disusun dengan sangat sederhana. Cara kerja rangkaian ini juga sangat sederhana.

Pada saat saklar dihubungkan ke lampu kanan atau lampu kiri, kapasitor C1 akan diisi melalui lampu dan relay yang masih off. Selain mengisi C1, lampu juga mengisi C2 melalui R2. Saat tegangan C2 mencapai batas untuk membuat transistor Q1 aktif, maka relay akan aktif dan lampu akan langsung terhubung ke positif melalui relay yang telah on. Pada saat itu, relay dan transistor dicatu menggunakan muatan pada C1. Muatan ini tidak banyak, sehingga dalam waktu sebentar saja, isinya akan habis, dan relay kembali off. Siklus ini akan berulang dari awal lagi.

Flasher Sederhana
Flasher Sederhana

This Flasher circuit can be used to make lights flicker on turn sign lamp of motorcycles. This Flasher circuit is very simple. The workings of this circuit is also very simple. At the moment the switch is connected to the right or left lamp, capacitor C1 will be filled through the lamp and the relay while it is still off. In addition to filling in the C1, the lamp also fill C2 through R2. When the voltage of C2 reached the limit to make the transistor Q1 active, then the relay will be activated and the lamp will be directly connected to the positive via a relay that has been on. At the time, relay and transistor are supplied using charge on C1. This charge is not much, so in a short time, its contents will be exhausted, and relay will off. This cycle will be repeated all over again.

Simple Flasher
Simple Flasher

8 Comments

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.

  • untuk keperluan lain(bkn untuk riting, kalo tegangan di ganti 5v yg harus diganti apa aja?

    1. Yang terutama harus diganti adalah relay harus menggunakan relay 5V. Kemudian nilai C1 itu mempengaruhi lama waktu nyala, semakin besarnya, semakin bisa lama menyala. C2 mempengaruhi lama waktu padam, semakin besar nilainya, semakin lama waktu padamnya.

  • mas kalo biar bisa di atur kecepatan kedipnya apa perlu di tambah trimport ? kalo iya pemasangannya gimana .makasih

    1. Kalau untuk mengatur kecepatan dari padam hingga menyala, ganti nilai resistor R2, semakin kecil nilainya, semakin cepat menyala. Tapi kalau untuk mengatur lamanya nyala bertahan, maka nilai C1 yang harus diganti, semakin besar nilainya, semakin lama nyalanya bertahan

    2. o gitu mas.
      nah kalo di pasaran kan banyak flaser yang bisa di atur kecepatan kedipnya jadi mirip sein bus.

      berarti itu yang di ganti bagian resistornya diganti VR ya mas ?
      makasij

    3. Betul, resistor bisa diganti VR, tapi tetap harus ada resistor yang diseri untuk membatasi nilai minimal, setidaknya kasihlah 4K7 sebagai nilai minimalnya, kalau kekecilan, kuatirnya transistornya akan rusak.