{"id":1437,"date":"2015-06-23T14:41:33","date_gmt":"2015-06-23T07:41:33","guid":{"rendered":"http:\/\/www.sulhansetiawan.com\/?p=1437"},"modified":"2015-06-27T17:19:52","modified_gmt":"2015-06-27T10:19:52","slug":"pengaman-sepeda-motor-sensor-sentuh-kurang-sensitif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/pengaman-sepeda-motor-sensor-sentuh-kurang-sensitif\/","title":{"rendered":"Pengaman Sepeda Motor dengan Sensor Sentuh &#8211; Kurang Sensitif"},"content":{"rendered":"<p><p><\/p>\nPada <a href=\"\/id\/?p=1036\">Pengaman Sepeda Motor dengan Sensor Sentuh<\/a>, banyak yang mengeluhkan terlalu sensitif. Bagaimana sebenarnya rangkaian itu bekerja dan bagaimana mengurangi kesensitifannya?<\/p>\n<figure style=\"width: 402px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2012\/11\/pengamanmotor.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"\" src=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2012\/11\/pengamanmotor.jpg\" alt=\"Pengaman Sepeda Motor dengan Sensor Sentuh\" width=\"402\" height=\"239\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\">Pengaman Sepeda Motor dengan Sensor Sentuh<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sebenarnya, resistor dari basis Q2 ke kolektor Q1 berfungsi untuk melakukan penguncian agar ketika rangkaian sudah ON, maka dia akan dipertahankan tetap ON. Semakin kecil nilai resistor ini, semakin kuat melakukan pengunciannya. Disamping itu, nilai resistor ini juga mempengaruhi kesensitifannya. Semakin besar nilainya, semakin sensitif terhadap sinyal yang diterima di sensor. Pada desain tersebut, kita menginginkan agar kuciannya kuat (menggunakan resistor dengan nilai rendah) tetapi juga ingin tetap sensitif (menggunakan resistor dengan nilai tinggi). Sebuah kombinasi yang saling bertolak-belakang. Oleh karena itu, kita memisah kerja resistor itu menggunakan bantuan dioda D2 menjadi R2 yang tinggi (1M) untuk menjaganya tetap sensitif dan R1 yang rendah (100K) untuk penguncian yang kuat. Setelah banyak yang melakukan percobaan rangkaian tersebut, ternyata diketahui bahwa rangkaian tersebut justru terlalu sensitif. Kemudian saya melakukan percobaan lagi, dan menemukan bahwa menggunakan resistor 100K pun sudah cukup sensitif. Nah, ketika resistor untuk penguncian maupun pengatur sensitifitas menggunakan nilai yang sama, yaitu 100K, maka pemisahan kerja resistor menjadi tidak diperlukan lagi, artinya dioda D2 juga tidak diperlukan lagi. Jadi, kita bisa membuang D2 dan R4 dan hanya menggunakan R2 saja. Pengubahan seperti ini sudah saya bahas pada komentar-komentar, tetapi memang kebanyakan dari kita terlalu malas untuk membaca komentar. Ketika saya masih membuka komentar pada halaman tersebut, pertanyaan mengenai kesensitifan masih selalu ditanyakan walau jawabannya sudah ada. Dan ketika komentar saya tutup, maka pertanyaan berpindah ke facebook pada grup-grup elektronika. Oleh karena itu, saya pikir jika saya memberikan rangkaian yang sudah dikurangi kesensitifannya menggunakan cara yang sudah dibahas di komentar, maka tidak ada lagi pertanyaan &#8220;Kenapa ini sangat sensitif?&#8221;. Rangkaian yang sudah dikurangi sensitifitasnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n<figure style=\"width: 400px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2015\/06\/pengamanrev.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"\" src=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2015\/06\/pengamanrev.png\" alt=\"Pengaman Sepeda Motor dengan Sensor Sentuh - Kurang Sensitif\" width=\"400\" height=\"271\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\">Pengaman Sepeda Motor dengan Sensor Sentuh &#8211; Kurang Sensitif<\/figcaption><\/figure>\n<p>Rangkaian seperti inilah yang saya gunakan pada <a href=\"http:\/\/shop.sulhansetiawan.com\/keymot-ss-pengaman-sepeda-motor-dengan-sensor-sentuh\" target=\"_blank\">KeyMot SS<\/a>.<\/p>\n<div style=\"text-align: center;\"><iframe loading=\"lazy\" width=\"560\" height=\"315\" src=\"http:\/\/www.youtube.com\/embed\/WsXSzRTTMyQ?rel=0\" frameborder=\"0\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rangkaian Pengaman Sepeda Motor dengan Sensor Sentuh dirasa terlalu sensitif, sehingga tanpa disentuh pun rangkaian sudah aktif. Modifikasi rangkaian tersebut agar sensitifitasnya kurang adalah dengan membuang D2 dan R4 dan hanya menggunakan R2 saja.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[92,96],"tags":[150,109,110,111],"class_list":["post-1437","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-electronics","category-all","tag-electronics","tag-pengaman-motor","tag-pengaman-sepeda-motor","tag-sensor-sentuh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1437","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1437"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1437\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1437"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1437"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1437"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}