{"id":1381,"date":"2013-12-11T23:23:00","date_gmt":"2013-12-11T16:23:00","guid":{"rendered":"http:\/\/www.sulhansetiawan.com\/?p=1381"},"modified":"2013-12-24T22:38:34","modified_gmt":"2013-12-24T15:38:34","slug":"hello-world-delphi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/hello-world-delphi\/","title":{"rendered":"Hello World &#8211; Delphi"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div style=\"width: 96px; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><a href=\"\/id\/?p=1380\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2013\/12\/arrowleft_green_32.png\" title=\"Memulai Delphi\"\/><\/a><a href=\"\/id\/?p=1379\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2013\/12\/home_green_32.png\" title=\"Tutorial Delphi\"\/><\/a><a href=\"\/id\/?p=1382\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2013\/12\/arrowright_green_32.png\" title=\"Membaca Masukan\"\/><\/a><\/div>\n<p>Aplikasi console adalah aplikasi yang tidak banyak melibatkan tampilan. Sebelum kita lanjutkan mengenai pengenalan komponen-komponen Delphi, ada baiknya kita melakukan percobaan-percobaan console untuk mendapatkan gambaran mengenai aspek-aspek pemrograman Delphi. Jika Anda telah mengenal Pascal, maka Anda boleh melewati bagian ini tanpa kehilangan apapun yang berarti.<\/p>\n<h3>Susunan program<\/h3>\n<p>Sebuah program Delphi memiliki susunan sebagai berikut:<\/p>\n<pre class=\"brush: delphi\">program NamaProgram;\r\n\r\n\/\/bagian deklarasi\r\n\r\nbegin\r\n\r\n\/\/badan program utama\r\n\r\nend.<\/pre>\n<p>Penjelasannya adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p>program adalah kata yang dicadangkan oleh Delphi. Kata ini hanya muncul satu kali di seluruh bagian program dan muncul sebagai pembuka dari program. Kata ini kemudian diikuti dengan nama program. Nama program biasanya sama dengan nama file-nya dikurangi dengan ekstensi.<\/p>\n<p>Setelah bagian nama program, baris di bawahnya adalah bagian deklarasi. Bagian ini berisi penentuan unit apa saja yang digunakan (tentang unit akan dibicarakan pada bagian tersendiri), prosedur atau fungsi apa saja yang dimiliki program, pendefinisian tipe-tipe data, dan penentuan variabel-variabel yang dimiliki oleh program.<\/p>\n<p>Setelah bagian deklarasi, program utama yaitu berisi urutan-urutan perintah-perintah program dimulai dengan memberikan kata begin dan ditutup dengan kata end yang diikuti dengan titik.<\/p>\n<h3>Contoh program console, Hello World<\/h3>\n<p>Kita akan membuat contoh-contoh program console sebagai berikut:<\/p>\n<p>Klik menu <strong>File&gt;New&gt;Other<\/strong>, kemudian pilih Console Application<\/p>\n<figure style=\"width: 475px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2013\/12\/consoleapp.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" \" alt=\"Console Application\" src=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2013\/12\/consoleapp.png\" width=\"475\" height=\"360\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\">Console Application<\/figcaption><\/figure>\n<p>Setelah itu, \u00a0buang saja bagian yang tidak perlu,\u00a0buatlah listing program menjadi seperti berikut,:<\/p>\n<pre class=\"brush: delphi\">program Program1;\r\n{$APPTYPE CONSOLE}\r\n\r\nbegin\r\n  Writeln('Hello World');\r\n  Readln;\r\nend.<\/pre>\n<p>Untuk menjalankannya, tekan tombol F9. Tampilan dari program pertama kita kurang lebih akan seperti ini:<\/p>\n<figure style=\"width: 468px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2013\/12\/helloworld.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" \" alt=\"Hello World\" src=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2013\/12\/helloworld.png\" width=\"468\" height=\"237\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\">Hello World<\/figcaption><\/figure>\n<p>Penjelasan program adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p><code>{$APPTYPE CONSOLE}<\/code> adalah sebuah direktif yang memberitahu kompiler bahwa program yang dibuat adalah bertipe console. Anda harus selalu menambahkan baris ini di bawah bagian nama program jika membuat aplikasi console.<\/p>\n<p>Bagian deklarasi masih kosong karena tidak ada satu unit pun yang kita pakai, tidak ada satu variabel yang ditentukan, dan tidak ada tipe data yang kita buat. Jadi bagian ini kosong.<\/p>\n<p>Bagian program utama berisi dua baris perintah. Yang pertama adalah <code>Writeln<\/code>, yaitu perintah untuk menampilkan pesan atau isi suatu variabel ke jendela console (sebenarnya ke standard output, tetapi biasanya standard output adalah jendela console). Sedangkan perintah kedua adalah Readln, yaitu perintah untuk membaca pengetikan keyboard (sebenarnya standard input, tetapi standard input biasanya adalah keyboard) dan menyimpannya ke dalam variabel yang sesuai jika perintah <code>Readln <\/code>disertai dengan parameter. Jika perintah ini tidak disertai parameter maka perintah ini berfungsi untuk menunggu penekanan tombol Enter.<\/p>\n<p>Demikianlah program pertama kita. Sederhana bukan?<\/p>\n<p>Program ini hanya memberikan contoh bagaimana kita menampilkan sebuah tulisan pada program console. Menampilkan tulisan adalah suatu hal yang paling mendasar pada sebuah program, karena hampir semua program membutuhkan cara untuk menampilkan pesan kepada pengguna program.<\/p>\n<p>Pada contoh selanjutnya, kita akan mempelajari bagaimana mengambil masukan yang diberikan oleh pengguna.<\/p>\n<div style=\"width:96px; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><a href=\"\/id\/?p=1380\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2013\/12\/arrowleft_green_32.png\" title=\"Memulai Delphi\"\/><\/a><a href=\"\/id\/?p=1379\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2013\/12\/home_green_32.png\" title=\"Tutorial Delphi\"\/><\/a><a href=\"\/id\/?p=1382\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2013\/12\/arrowright_green_32.png\" title=\"Membaca Masukan\"\/><\/a><\/div>\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aplikasi console adalah aplikasi yang tidak banyak melibatkan tampilan. Sebelum kita lanjutkan mengenai pengenalan komponen-komponen Delphi, ada baiknya kita melakukan percobaan-percobaan console untuk mendapatkan gambaran mengenai aspek-aspek pemrograman Delphi. Jika Anda telah mengenal Pascal, maka Anda boleh melewati bagian ini tanpa kehilangan apapun yang berarti. Susunan program Sebuah program Delphi memiliki susunan sebagai berikut: program&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[105,104,96,145],"tags":[106],"class_list":["post-1381","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-delphi-lazarus","category-programming","category-all","category-tutorial","tag-delphi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1381","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1381"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1381\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1381"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1381"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1381"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}