{"id":1335,"date":"2013-06-18T21:34:14","date_gmt":"2013-06-18T14:34:14","guid":{"rendered":"http:\/\/www.sulhansetiawan.com\/?p=1335"},"modified":"2014-04-14T22:37:26","modified_gmt":"2014-04-14T15:37:26","slug":"simple-flasher","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/simple-flasher\/","title":{"rendered":"Simple Flasher"},"content":{"rendered":"<p>Rangkain Flasher ini bisa digunakan untuk membuat kedipan pada lampu riting sepeda motor. Rangakain Flasher ini disusun dengan sangat sederhana. Cara kerja rangkaian ini juga sangat sederhana.<\/p>\n<p>Pada saat saklar dihubungkan ke lampu kanan atau lampu kiri, kapasitor C1 akan diisi melalui lampu dan relay yang masih off. Selain mengisi C1, lampu juga mengisi C2 melalui R2. Saat tegangan C2 mencapai batas untuk membuat transistor Q1 aktif, maka relay akan aktif dan lampu akan langsung terhubung ke positif melalui relay yang telah on. Pada saat itu, relay dan transistor dicatu menggunakan muatan pada C1. Muatan ini tidak banyak, sehingga dalam waktu sebentar saja, isinya akan habis, dan relay kembali off. Siklus ini akan berulang dari awal lagi.<\/p>\n<figure style=\"width: 339px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2013\/06\/flasher.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" \" alt=\"Flasher Sederhana\" src=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2013\/06\/flasher.jpg\" width=\"339\" height=\"455\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\">Flasher Sederhana<\/figcaption><\/figure>\n<div style=\"text-align: center;\"><iframe loading=\"lazy\" width=\"560\" height=\"315\" src=\"http:\/\/www.youtube.com\/embed\/txCGhaJOMzQ?rel=0\" frameborder=\"0\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rangkain Flasher ini bisa digunakan untuk membuat kedipan pada lampu riting sepeda motor. Rangakain Flasher ini disusun dengan sangat sederhana. Cara kerja rangkaian ini juga sangat sederhana. Pada saat saklar dihubungkan ke lampu kanan atau lampu kiri, kapasitor C1 akan diisi melalui lampu dan relay yang masih off. Selain mengisi C1, lampu juga mengisi C2&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[92,96],"tags":[150,93],"class_list":["post-1335","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-electronics","category-all","tag-electronics","tag-motorcycle"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1335","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1335"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1335\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1335"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1335"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1335"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}