{"id":1274,"date":"2013-01-11T20:13:40","date_gmt":"2013-01-11T13:13:40","guid":{"rendered":"http:\/\/www.sulhansetiawan.com\/?p=1274"},"modified":"2014-01-31T17:53:49","modified_gmt":"2014-01-31T10:53:49","slug":"alarm-terkunci","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/alarm-terkunci\/","title":{"rendered":"Menambah Mekanisme Penguncian pada Alarm Motor"},"content":{"rendered":"<p>Setelah membuat <a href=\"\/id\/?p=1076\">penambahan alarm pada rangkaian pengaman motor sensor sentuh<\/a>, banyak pembaca yang meminta untuk menambahkan mekanisme penguncian kepada rangkaian alarm tersebut. Dengan demikian, jika alarm telah berbunyi, alarm akan tetap berbunyi walaupun kunci motor dimatikan.<\/p>\n<p>Penambahan mekanisme penguncian seperti ini sebenarnya sangatlah mudah. Hanya dengan menambahkan sebuah transistor PNP, sebuah transistor NPN, dan dua buah resistor.<\/p>\n<p>Sekema lengkapnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n<figure style=\"width: 368px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2013\/01\/sensoralarmlock.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" \" title=\"Alarm Motor Terkunci\" src=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2013\/01\/sensoralarmlock.jpg\" alt=\"Alarm Motor Terkunci\" width=\"368\" height=\"420\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\">Alarm Motor Terkunci<\/figcaption><\/figure>\n<p>Cara kerja pengunciannya adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p>Saat transistor Q3 aktif, maka transistor Q4 tidak aktif, sehingga transistor Q8 mendapatkan arus basis melalui R12 dan R7. Dengan demikian, Q7 juga akan mendapatkan arus basis melalui kolektor dari Q8 dan R5. Emitor dari Q7 langsung dihubungkan ke +Aki, sehingga walaupun kunci motor dalam keadaan OFF, rangkaian ini tetap bisa mendapatkan arus listrik.<\/p>\n<p>Hal yang harus diperhatikan agar rangkaian penguncian ini tetap berlangsung adalah bahwa C2 bernilai cukup besar sehingga muatannya cukup untuk mencatu rangkaian selama periode OFF dari Q7 dan Q8. Ingat bahwa Q7 dan Q8 aktif hanya saat Q3 aktif. Rancangan ini belum saya coba, jadi jika nanti ternyata rangkaian ini tidak bisa mengunci agar tetap ON selama sensor belum disentuh, cobalah untuk menambah nilai dari C2 dengan kapasitas yg lebih besar, misalnya ganti menjadi 2200uF.<\/p>\n<p>Selamat mencoba.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah membuat penambahan alarm pada rangkaian pengaman motor sensor sentuh, banyak pembaca yang meminta untuk menambahkan mekanisme penguncian kepada rangkaian alarm tersebut. Dengan demikian, jika alarm telah berbunyi, alarm akan tetap berbunyi walaupun kunci motor dimatikan. Penambahan mekanisme penguncian seperti ini sebenarnya sangatlah mudah. Hanya dengan menambahkan sebuah transistor PNP, sebuah transistor NPN, dan dua&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[92,96],"tags":[150,109,110,93,111],"class_list":["post-1274","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-electronics","category-all","tag-electronics","tag-pengaman-motor","tag-pengaman-sepeda-motor","tag-motorcycle","tag-sensor-sentuh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1274","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1274"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1274\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1274"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1274"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1274"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}