{"id":1060,"date":"2010-07-15T22:28:19","date_gmt":"2010-07-15T15:28:19","guid":{"rendered":"http:\/\/sulhansetiawan.com\/?p=1060"},"modified":"2014-02-02T21:09:38","modified_gmt":"2014-02-02T14:09:38","slug":"pengaman-motor-multi-sensor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/pengaman-motor-multi-sensor\/","title":{"rendered":"Pengaman Motor Dengan Sensor Sentuh Ganda"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<p>Pada <a title=\"Pengaman Sepeda Motor dengan Sensor Sentuh\" href=\"\/id\/?p=1036\">Pengaman Sepeda Motor dengan Sensor Sentuh<\/a>, kita telah membuat sebuah mekanisme agar relay aktif jika sensor disentuh dan tetap aktif walaupun tangan telah dilepaskan dari sensor. Dengan sebuah sensor saja sebenarnya pengamanan motor sudah cukup bagus. Akan tetapi terkadang orang suka berlebihan dalam bertindak. Oleh karena itu, ada yang menganggap bahwa pengamanan akan menjadi lebih ampuh jika sensornya ada dua, dan kedua sensor harus disentuh secara bersamaan agar relay bisa aktif.<\/p>\n<p>Untuk menambah jumlah sensor sebenarnya bukan hal yang sulit. Anda cukup menambahkan transistor PNP untuk diseri dengan Q2 dalam memberikan arus untuk basis Q1.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\n<figure style=\"width: 476px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2012\/11\/sensorganda.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" \" title=\"Dua sensor sentuh\" src=\"https:\/\/sulhansetiawan.com\/_wordpress_\/2012\/11\/sensorganda.jpg\" alt=\"Dua sensor sentuh\" width=\"476\" height=\"447\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\">Dua sensor sentuh. Klik untuk memperbesar.<\/figcaption><\/figure>\n<p>Perhatikan bahwa kita hanya membuat rangkaian pada Q2 menjadi dua kali dengan bentuk yang sama persis, kemudian menyusunnya secara seri.<\/p>\n<p>Dengan cara yang sama, Anda juga bisa menambah jumlah sensor menjadi tiga, atau bahkan empat. Silakan mencoba \u2757<\/p>\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada Pengaman Sepeda Motor dengan Sensor Sentuh, kita telah membuat sebuah mekanisme agar relay aktif jika sensor disentuh dan tetap aktif walaupun tangan telah dilepaskan dari sensor. Dengan sebuah sensor saja sebenarnya pengamanan motor sudah cukup bagus. Akan tetapi terkadang orang suka berlebihan dalam bertindak. Oleh karena itu, ada yang menganggap bahwa pengamanan akan menjadi&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[92,96],"tags":[150,109,110,93,111],"class_list":["post-1060","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-electronics","category-all","tag-electronics","tag-pengaman-motor","tag-pengaman-sepeda-motor","tag-motorcycle","tag-sensor-sentuh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1060","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1060"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1060\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1060"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1060"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sulhansetiawan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1060"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}