<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SulhanSetiawan.com &#187; Gambar 3 Dimensi</title>
	<atom:link href="http://sulhansetiawan.com/tag/3d-image/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sulhansetiawan.com</link>
	<description>alias Yoko Chan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 00:23:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Bagaimana Membuat Gambar 3 DImensi?</title>
		<link>http://sulhansetiawan.com/membuat-gambar-3-dimensi</link>
		<comments>http://sulhansetiawan.com/membuat-gambar-3-dimensi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 17:25:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gambar 3D/Stereo]]></category>
		<category><![CDATA[Ajaib]]></category>
		<category><![CDATA[Gambar 3 Dimensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulhansetiawan.com/?p=862</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kita mengetahui bagaimana konsep dari gambar 3 dimensi (lihat Keajaiban Gambar 3 Dimensi), sekarang saatnya kita untuk membuatnya. Membuat Model Gambar 3 Dimensi Seperti telah kita ketahui bagaimana cara memindahkan obyek maya ke dalam kertas, maka keseluruhan obyek harus kita pecah menjadi pixel-pixel. Pixel-pixel ini kemudian kita simpan sebagai model gambar. Model gambar merupakan array dua dimensi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah kita mengetahui bagaimana konsep dari gambar 3 dimensi (lihat <a href="http://sulhansetiawan.com/keajaiban-gb-3dimensi">Keajaiban Gambar 3 Dimensi</a>), sekarang saatnya kita untuk membuatnya.</p>
<h3>Membuat Model Gambar 3 Dimensi</h3>
<p style="text-align: justify;">Seperti telah kita ketahui bagaimana cara memindahkan obyek maya ke dalam kertas, maka keseluruhan obyek harus kita pecah menjadi pixel-pixel. Pixel-pixel ini kemudian kita simpan sebagai model gambar.</p>
<p style="text-align: justify;">Model gambar merupakan array dua dimensi yang berisi informasi jarak pixel dari mata pengamat. Dan agar lebih memudahkan untuk dilihat, maka informasi jarak ini menggunakan warna pixel.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika kita perhatikan lagi pada bagaimana memindah pixel dari obyek maya ke kertas, maka P1, P2, P3, dan seterusnya harus merupakan pixel dengan warna yang sama. Oleh karena itu, maka sebenarnya kita bisa menyimpan informasi dalam model gambar dalam bentuk berapa jarak pixel tertentu dari pixel sebelumnya. Dengan cara ini, akan sangat mudah bagi kita untuk mengubah model gambar menjadi gambar 3 dimensi.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh model gambar untuk gambar hati adalah sebagai berikut:</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 217px;">
<p><img title="Model Gambar 3 Dimensi" src="http://sulhansetiawan.com/img/model3d.png" alt="Model Gambar 3 Dimensi" width="207" height="150" /></p>
<p class="wp-caption-text">Model Gambar 3 Dimensi</p>
</div>
<p style="text-align: justify;">Warna putih merupakan warna dengan nilai tertinggi, yaitu FFFFFF. Sedangkan warna hitam adalah warna dengan nilai terendah, yaitu 000000. Semakin terang sebuah pixel, semakin jauh pixel tersebut dari mata. Oleh karena itu, warna-warna pada model gambar akan berbeda dengan pewarnaan untuk membuat gambar yang berkesan tiga dimensi seperti pada Gambar Hati montok.</p>
<h3>Membuat Kulit Gambar 3 Dimensi</h3>
<p style="text-align: justify;">Kulit gambar tiga dimensi adalah gambar yang nantinya akan terlihat.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebar dari kulit gambar adalah selebar dari jarak pixel terjauh dari model gambar. Sedangkan tinggi kulit sebaiknya adalah setinggi model gambar atau jika kurang dari itu, maka kita bisa mengulangi lagi dari pixel teras dari kulit gambar.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal yang paling penting untuk diperhatikan dalam merancang kulit gambar adalah agar pixel pada bagian paling kanan haruslah nyambung dengan pixel paling kiri. Hal ini dimaksudkan agar saat kulit ini di-<em>tile</em> ke kanan pada saat pembentukan gambar 3 dimensi, maka gambar dari kulit akan terasa nyambung dan tidak terlihat batasnya. Dan jika kita membuat kulit yang tingginya lebih kecil dari tinggi model gambar, maka pixel bagian bawah dari kulit juga harus nyambung dengan pixel bagian atas.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh dari kulit gambar adalah sebagai berikut:</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 103px;">
<p><img title="Kulit Gambar 3 Dimensi" src="http://sulhansetiawan.com/img/kulit3d.png" alt="Kulit Gambar 3 Dimensi" width="93" height="63" /></p>
<p class="wp-caption-text">Kulit Gambar 3 Dimensi</p>
</div>
<h3>Mengubah Model Gambar Menjadi Gambar 3 Dimensi</h3>
<p style="text-align: justify;">Setelah kita menyiapkan baik model gambar maupun kulit gambar, maka kita bisa membuat gambar 3 dimensi dengan cara sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Tempatkan kulit gambar pada gambar hasil di bagian paling kiri dari gambar.</li>
<li>Baca setiap pixel dari kiri ke kanan.</li>
<li>Pada setiap pembacaannya, kita harus mengisi pixel dari gambar hasil dari posisi x yang sama dengan pixel dari gambar hasil diri posisi x dikurangi dengan informasi jarak yang tersimpan pada model gambar untuk posisi x tersebut. Jika posisi x hasilnya ternyata lebih kecil dari nol, maka kita tidak perlu melakukan perubahan lagi karena pixel saat itu pasti telah diisi dari kulit gambar.</li>
<li>Langkah di atas dilakukan dari pixel paling atas hingga pixel paling bawah.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Dari langkah-langkah di atas, kita bisa mendapatkan gambar 3 dimensinya seperti berikut:</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 575px;"><a href="http://sulhansetiawan.com/img/CintaDiWajah.png"><img title="Di wajahku ada cinta. Sayang tidak banyak yang bisa melihatnya.." src="http://sulhansetiawan.com/img/CintaDiWajah.png" alt="Di Wajahku Ada Cinta" width="565" height="418" /></a>
<p class="wp-caption-text">Di Wajahku Ada Cinta</p>
</div>
<p style="text-align: justify;">Jadi, adakah yang jatuh cinta setelah melihat wajahku? <img src='http://sulhansetiawan.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sulhansetiawan.com/membuat-gambar-3-dimensi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keajaiban gambar 3 dimensi</title>
		<link>http://sulhansetiawan.com/keajaiban-gb-3dimensi</link>
		<comments>http://sulhansetiawan.com/keajaiban-gb-3dimensi#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 05:38:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gambar 3D/Stereo]]></category>
		<category><![CDATA[Ajaib]]></category>
		<category><![CDATA[Gambar 3 Dimensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulhansetiawan.com/?p=277</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda memperhatikian gambar hati di atas, Anda akan menganggap bahwa gambar tersebut terlihat begitu montok. Akan tetapi bagaimanapun Anda akan menganggap bahwa gambar tersebut hanyalah sebuah gambar yang terdapat pada kertas yang rata. Kesan tiga dimensi yang dimilikinya hanya terbentuk karena pengaturan warnanya. Anda bisa dengan mudah membedakannya dengan benda nyata yang ada di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 194px"><img title="Cinta" src="http://sulhansetiawan.com/img/cinta.jpg" alt="Gambar Hati Montok" width="184" height="167" /><p class="wp-caption-text">Gambar Hati Montok</p></div>
<p style="text-align: justify;">Jika Anda memperhatikian gambar hati di atas, Anda akan menganggap bahwa gambar tersebut terlihat begitu montok. Akan tetapi bagaimanapun Anda akan menganggap bahwa gambar tersebut hanyalah sebuah gambar yang terdapat pada kertas yang rata. Kesan tiga dimensi yang dimilikinya hanya terbentuk karena pengaturan warnanya. Anda bisa dengan mudah membedakannya dengan benda nyata yang ada di depan mata Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Berbeda halnya dengan jika Anda menonton film tiga dimensi yang Anda harus menggunakan kacamata untuk bisa menikmati kesan tiga dimensinya. Anda akan merasa bahwa film yang Anda tonton tersebut adalah sebuah kejadian nyata di depan mata Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan tahukan Anda bahwa kita bisa memperkirakan jarak benda karena kita mempunyai dua mata? Pemandangan didepan kita akan sedikit memiliki perbedaan jika dilihat dari mata kiri dan dari mata kanan. Dengan adanya sedikit perbedaan ini, otak kita bisa memperhitungkan jarak benda yang ada di depan mata kita. Dengan mengetahui fakta ini, maka jika kita memotret pemandangan dari jarak yang sedikit berbeda, yaitu satu kamera diletakkan disebelah kamera yang lain dengan jarak kurang lebih sejarak mata kiri dan mata kanan. Kemudian saat kita melihatnya, jika gambar yang diambil dengan kamera kiri hanya dilihat dengan mata kiri dan gambar yang diambil dengan kamera kanan hanya dilihat dengan mata kanan, maka kita akan merasakan bahwa pemandangan dari foto tersebut seolah tiga dimensi. Itulah sebabnya mengapa saat kita menonton film tiga dimensi kita harus mengenakan kacamata. Kacamata tersebut digunakan untuk memisahkan gambar sehingga gambar yang diambil oleh kamera kiri hanya terlihat oleh mata kiri dan gambar yang diambil oleh kamera kanan hanya terlihat oleh mata kanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal yang lebih mengagumkan adalah bahwa kita sebenarnya bisa memanipulasi otak kita untuk melihat gambar yang sebenarnya rata tetapi akan terlihat seolah tiga dimensi. Dan kita bahkan tidak memerlukan kacamata untuk membatu memisahkan gambar. Yang perlu kita lakukan hanyalah mengatur jarak fokus penglihatan kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Arah pandang mata kita sebenarnya tidak selalu lurus kedepan. Arah pandang kedua mata kita hanya akan tepat lurus kedepan jika kita melihat benda-benda pada jarak yang sangat jauh. Misalnya saat kita melihat bintang-bintang yang birkilauan dimalam hari yang cerah (wuih, puitisnya..), atau saat kita melihat awan-awan yang bergumpal dilangit, atau semua obyek yang berada relatif sangat jauh dari kita. Jika kita melihat pada obyek-obyek yang jaraknya dekat, maka antara mata kiri, mata kanan, dan obyek yang kita lihat, akan membentuk sebuah segi tiga. Nah dari sudut-sudut pada segitiga inilah otak memperhitungkan jarak benda. Jadi sebenarnya otak kita telah memiliki kemampuan untuk menghitung trigonometri bahkan sebelum kita sekolah <img src='http://sulhansetiawan.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah trik yang sangat menarik adalah bahwa kita bisa memindah sebuah obyek kedalam kertas agar obyek tersebut tetap bisa berkesan tiga dimensi tanpa harus menggunakan kacamata. Caranya adalah dengan meletakkan kertas diantara mata dan obyek yang hendak diambil gambarnya. Kemudian kita bagi obyek tersebut kedalam bagian-bagian yang sangat kecil yang kita sebut dengan pixel. Setiap pixel dari obyek tersebut kita pindah ke kertas dengan menarik garis antara pixel tersebut ke mata kiri. Persilangan antara garis tersebut dengan garis kertas merupakan posisi pixel tersebut pada kertas untuk mata kiri. Lakukan hal yang sama untuk mata kanan.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 337px"><img title="Memindah pixel obyek ke kertas" src="http://sulhansetiawan.com/img/pixel.png" alt="Memindah pixel obyek ke kertas" width="327" height="219" /><p class="wp-caption-text">Memindah pixel obyek ke kertas</p></div>
<p style="text-align: justify;">Perhatikan bahwa pixel P1 jika ditarik garis lurus ke mata kiri, maka akan menghasilkan pixel di kertas sebagai pixel A. Kemudian jika ditarik garis lurus ke mata kanan, maka akan dihasilkan pixel B di kertas. Sayangnya kita tidak bisa memisahkan agar pixel B tidak terlihat oleh mata kiri. Oleh karena itu mau tidak mau pixel B jika dilihat oleh mata kiri harus mewakili pixel obyek juga, yaitu pixel P2. Sekarang P2 jika dilihat dari mata kanan akan diwakili oleh pixel C di kertas. Dengan alasan yang sama seperti pada proses sebelumnya, bagi mata kiri pixel C merupakan wakil untuk pixel obyek di P3. Langkah-langkah ini harus dilakukan untuk semua pixel obyek yang akan dipindahkan ke kertas.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk bisa melihat hasil dari pemindahan gambar tersut, maka kita harus melihat bagaimana proses pembuatannya. Perhatikan bahwa kertas berada di antara mata dan obyek. Dengan demikian, saat kita melihat kertas tersebut, kita harus bisa mengatur fokus mata kita untuk melihat benda dibelakang kertas. Dalam hal ini kita sebenarnya sedang melihat benda khayalan yang telah dipindah ke kertas.</p>
<p style="text-align: justify;">Di zaman gambar seperti ini baru ditemukan, gambar tersebut merupakan sebuah misteri sehingga orang yang ingin melihatnya harus menggunakan daya upayanya sendiri untuk bisa melihatnya. Teknik pembuatannyapun hanya dikatakan menggunakan teknologi komputer, tidak ada informasi lebih. Dan sebagai kelakar pada waktu itu adalah bahwa gambar tersebut hanya bisa dilihat oleh orang yang berhati bersih. Sehingga teman-teman yang belum berhasil melihatnya akan dikatakan bahwa hatinya tidak bersih. Tentu saja hal tersebut hanya sebuah olok-olok semata.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekarang Anda bisa mencoba apakah hati Anda bersih atau tidak <img src='http://sulhansetiawan.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Lihatlah gambar di bawah. Saya menyertakan dua buah titik bantuan untuk memudahkan Anda mencapai fokus yang benar. Jika Anda pernah berhasil melihat gambar seperti ini, maka selanjutnya Anda tidak perlu lagi untuk menggunakan bantuan apapun. Sesuai dengan teknik pembuatannya. fokus yang benar terjadi jika dua titik tersebut terlihat menjadi tiga titik.</p>
<p style="text-align: justify;">Lakukan latihan pengaturan fokus penglihatan seperti yang dilakukan oleh salah seorang pasien dimana Patch Adam dirawat saat baru datang. Dia menunjukkan dua jarinya dan bertanya kepada Patch Adam &#8220;ini berapa?&#8221; Saat Patch Adam menjawab &#8220;dua&#8221;, dia kemudian berkata &#8220;bodoh, yang benar ini adalah empat&#8221;. Saat Patch Adam bertemu dengannya untuk yang kedua kalinya, orang tersebut kemudian menerangkan bahwa kebanyakan orang hanya fokus pada satu hal saja. Dia menerangkan bahwa jika fokus berada dibelakang jari, maka jari tersebut akan terlihat empat. Nah, sebenarnya dua jari tidak hanya bisa menjadi terlihat empat tapi juga bisa menjadi terlihat tiga. Yaitu jika dua jari yang tengah bertumpuk menjadi satu. Dan saat itulah yang menunjukkan bahwa fokus Anda sudah benar.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika fokus Anda sudah benar, maka Anda bisa melihat gambar hati yang begitu montok dan terasa sangat nyata dari gambar dibawah ini. Klik gambar tersebut untuk memperbesar atau cetaklah dengan ukuran yang cukup.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 425px"><a href="http://sulhansetiawan.com/img/love3d.jpg"><img title="Hati yang montok 3 dimensi" src="http://sulhansetiawan.com/img/love3d.jpg" alt="Hati yang montok 3 dimensi" width="415" height="293" /></a><p class="wp-caption-text">Hati yang montok 3 dimensi</p></div>
<p style="text-align: justify;">Jadi apakah hati Anda cukup bersih? <img src='http://sulhansetiawan.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sulhansetiawan.com/keajaiban-gb-3dimensi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
